Karena Dunia Maya Lebih Menyenangkan....

3/27/2016 2 Comments

Ada satu keprihatinan di lingkungan zaman sekarang; Lebih senang bermedia sosial daripada bersosial.


Buruk memang, interaksi yang terjadi sekedar kontak tidak langsung + komunikasi non-verbal. Padahal untuk membina dunia  nyata yang baik harus ada kontak langsung + komunikasi verbal. Biar feelnya dapet, chemistrynya dapet. Kontak tidak langsung bikin kehilangan feel, komunikasi non - verbal memperbesar peluang untuk nggak jujur.

Tapi mau gimana lagi, dunia maya menawarkan hal-hal yang berbeda. Menawarkan hal-hal yang jauh lebih terasa menyenangkan dibandingkan aktivitas-aktivitas di dunia nyata; berikut contoh contohnya

Rasa Sungkan Menghilang
Di media sosial, seakan-akan semua orang memperlihatkan jati dirinya yang asli, lewat aktivitas-aktivitasnya. Walaupun banyak orang bilang, "jangan nilai seseorang dari apa yang ada di akun media sosialnya", tapi toh justru di media sosial itu orang-orang jadi jujur dan apa adanya. Karena ketika di media sosial nggak ada lagi rasa-rasa sungkan dan  terkekang.


Justru dunia nyata yang selalu berasa ada prasangka, ada pengaruh-pengaruh tertentu dari orang lain. Jadi untuk menjadi diri sendiri di dunia nyata itu sulit, sering banget ada rasa sungkan. Itulah kenapa banyak dari orang pendiam di dunia nyata bisa jadi begitu cerewet di dunia maya. Ada orang yang biasa-biasa saja tapi ternyata penuh keluhan di dunia maya, dan semacamnya.

Bisa Pilih-pilih Lingkungan
Ketika kita lahir di dunia nyata, kita terlahir dari orangtua yang telah ditentukan, otomatis keluarga juga telah ditentukan, lingkungan tempat tinggal juga begitu. Seakan-akan kita hanya bisa pasrah aja menerima itu semua. Beda halnya dengan di dunia maya.

Di dunia maya bisa sekehendak kita. Mau bergaul sama orang manapun, orang dengan tipe apapun bisa. Mau berinteraksi dengan orang-orang yang hanya sesuai dengan kemauan kita, bisa. Mau menentukan "rumah" di dunia maya juga bisa. Bahkan mau ngegosip dengan sangat aman juga bisa! Itulah kenapa banyak orang merasa lebih nyaman di dunia maya.

Isinya Hanya Kesenangan
Hutang, kehilang uang/barang, PR, kecelakaan, sakit, sakit hati; itu semua hal buruk. Iya, hal buruk di dunia nyata. Dunia maya nggak mengenal hal buruk!


Ada hutang, bisa cari solusi lewat dunia maya. Kehilangan uang/barang bisa diselesaikan lewat perantara media sosial. Di dunia maya nggak mengenal PR. Di dunia maya nggak mengenal kecelakaan. Dunia maya juga nggak bisa sakit/sakit hati, kalaupun bikin sakit/sakit hati juga kembali lagi, kita merasakannya di dunia nyata. Dunia maya menawarkan kesenangan-kesenangan; game, video, interaksi tanpa harus mengatur raut wajah, dan banyak lagi. Bahkan seperti yang udah disebutkan tadi, malah kadang dunia maya bisa menjadi solusi dari kesulitan-keesulitan yang terjadi di dunia nyata.

Bisa Delete
Dan ini bagian yang paling keren di dunia maya. Ketika ada post yang kurang pantas, bisa dihapus, atau malah di edit. Yang kurang pantas jadi pantas, yang salah ketik jadi baik, yang menyinggung jadi menyenangkan. Kalau di dunia nyata mana bisa, apa yang terjadi terjadilah, sekali buruk ya buruk nggak bisa diapa-apain lagi.


Ada post yang menyinggung, sarkastis, tinggal dihapus aja, selesai urusan. Ada tugas dikumpulkan lewat dunia maya tapi masih ada kesalahan, tinggal diedit aja, selesai urusan. Ada caption berasa kurang bagus, tinggal diedit aja, selesai urusan. Ada kenangan buruk di dunia nyata, tinggal dihapus aja, selesai urusan. Ada pejabat yang bertutur kurang baik di dunia maya, tinggal dihapus aja, selesai urusan. Alangkah nikmatnya dunia maya!


Begitulah, interaksi dunia nyata sangat diperlukan. Tapi mau gimana lagi, yang di dunia nyata monoton, dunia maya menawarkan yang lebih baik. Dan itu yang harus jadi evaluasi buat kita, biar nggak sekedar nge-judge keaktifan di dunia maya, tapi juga gimana caranya membuat dunia nyata bisa semenarik dunia maya.


Di lain hal, usaha kita mengurangi pengaruh dunia maya juga sekedar sampai di titik mengurangi, nggak bisa menghilangkan. Karena itu, kita harus bisa memanfaatkan dunia maya untuk usaha-usaha baik kita, karena efeknya bakal lebih dahsyat kalau bisa memanfaatkan kesempatan di dunia maya.

Jaman sekarang trending topics twitter lebih dapat perhatian daripada demo, timeline lebih diperhatikan daripada omongan orangtua, e-mail lebih cepat sampai dan lebih cepat dibaca dibanding surat, bahkan status seorang walikota lebih banyak diketahui dan diperhatikan warga daripada pidato beliau!


That's why, mulai sekarang selain mencegah penggunaan media sosial berlebihan kita juga harus menunjukkan bahwa media sosial juga sangat bermanfaat :)

2 komentar: