Semester II, Waktunya Merajalela

2/06/2015 0 Comments

Gue berkali-kali jadi sasaran curhat (curahan pikiran jahat-red) dari orang orang yang ngerasa semester satunya cenderung gagal. Atau bahasa hiperboliknya "hancur"

Pelaku curhat-curhat tersebut terutama anak-anak baik yang hiperaktif (ini hiperbolik lagi) di banyak bidang, organisasi contohnya, atau ya minimal ekskul-ekskul gitu dah. Dan gue yakin banyak diantara kita yang merasa serupa, senasib, dan seperjuangan dengan mereka para pencurah pikiran jahat tersebut.

Umumnya banyak dari kita sesama anak organisasi ngerasa keteteran banget di semester I, belum lagi anak-anak dari genus gue yang dia pindahan dari jurusan lain, fixed acak-acakan rapornya. Tapi santai, kita harus kalem ngadepin fakta yang (biasanya) lumayan bikin down ini.


Jadi gini, semester I emang kita butuh adaptasi ngejalanin "puncak karir", pelajaran makin ribet dan ditambah organisasi kita yang pegang pasti bikin sedikit kaget. Karena itu, sebenernya wajar-wajar aja kalo banyak yang nilainya agak jeblok karena kesibukan, asal nggak terlalu hancur dan nggak bikin depresi aja.

Cukup masa suramnya, kita harus bisa ambil pelajaran dari semester I itu tadi dan nerapin di semester II. Di semester II pastinya kita udah lebih lihai dalam hal manajemen waktu, keseimbangan belajar-organisasi-prestasi, juga kesadaran apa yang "do" dan apa yang "don't". Bukan putus asa tapi kita harus dapet motivasi lebih dari situ.

Belum lagi, udah ada ujian-ujian yang berhasil kita lewati di semester I yang makin ngelatih kita jadi paham dan tahan banting untuk ngadepin keadaan yang cenderung sulit dan rumit. Adaptasi udah lewat, ujian berhasil kelakon, sekarang tinggal belajar dari pengalaman dan jaga semangat di level teratas aja. Waktunya belajar dari yang asin-pahit-asam untuk bisa ngedapetin yang manis-manis kedepannya.

Ayo bareng-bareng percaya dan ngebuktikan bahwa pengalaman dari semester I lalu itu sangat lebih dari cukup buat kita untuk semakin  menikmati hidup dan semakin sukses belajar-organisasi-prestasi di semester II ini. Pastinya dengan hal-hal yang baik plus membanggakan, mengenyangkan, dan membahagiakan. Semester II, Waktunya Merajalela.

0 komentar: